Pidato 17 Agustus
Assalamualaikum wr.wb.
Pertama yang jangan pernah terlupakan walau hanya sebentar yaitu
bersyukur kepad Allah SWT karena diamasih memberi banyak nikmat kepada
kita termasuk kemerdekan yang sedang kita rayakan saat ini. Selain itu
hal yang tak bosan – bosannya kita lakukan yaitu bershalawat kepada nebi
besar Muhammad SAW
Pada kesematan kali ini marilah kita mengenang bagaimana perjuangan para
pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan tanpa ada rasa takut akan
mati. Dengan mengenang bagaimana perjuangan yang telah dilakukan oleh
para pahlawan dahulu kita menjadi sadar bahwa tanggung jawab kita
sekarang adalah mempertahankan kemerdekaan yang telah mereka
perjuangkan. Seperti yang kita ketahui di zaman yang seperti sekarang
ini pasti sduah jarangsekali yang namanya penjajahan decara fisik. Tapi
sebenarnya Negara kita sedang dijajah oleh Negara lain. Misalnya saja
para pemuda yang berbusana kurang baik Karena mengikuti budaya barat.
Untuk itu mari kita pertahankan kemerdekaan ini tidak hanya dari segi
fisik, misalnya saja dengan memberika pengetahuan tentang agama yang
lebih kepada generasi muda kita.
Pada 17 Agustus 1945 tepatnya 63 tahun yang lalu pada pukul 10.00 WIB
pendeklarasian kemerdekaan Republik Indonesia secara resmi
diproklamasikan. Hal ini menandakan bahwa seluruh rakyt Indonesia
menyatakan bahwa kami telah merdeka dan sudah tidak terikat dengan
penjajahan Negara lain.
17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia selalu memperingati kemerdekaan,
dengan sangat menyenangkan. Ada banyak sekali kegiatan yang dilakukan
pada hari itu, misalnya mengadaka lomba, seperti Panjat Pinang dll. Dan
hal yang paling utama adalah pada setiapa tanggal 17 agustus seluruh
instansi mengikuti upcara bendera yang dipimpin oleh seorang yang yang
menjadi orang terhorat disuatu daerah lembaga dan sebgainya. Misalnya
saja di Istana Merdeka, disana Presiden RI langsung yang menjadi
pemimpinj upacara.
Mari kita coba merenungkan pernyataan yang telah dilontarkan oleh
presiden pertama kita yaitu Ir Soekarno yang pernyataannya bermakna:
“Berikan aku arang tua 1000 orang, maka akan kucabut gunung semeru dari
akarnya, dan berikan aku 1 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia”.
“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat
nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk
mempertahankannya”
“Jadikanlah deritaku saat ini sebagai kesaksian, kalau berkuasanya
seorang presiden hanya sementara, karena Kekuasan yang langgeng adalah
kekuasan rakyat. kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya.
Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas
segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”
“Apabila rasa malu di dalam diri seseoran untuk berbuat suatu kebaikan
masih ada, maka tidak akan bertemu dengan kemajuan adalah hasil yang
akan dia panenen.
“Menghormati jasa para pahlawannya adalah ciri – ciri Negara yang besar.”
“Jangan pernah mengira bahwa jasa kita sudah cukup dengan segi tiga
warna. Selama digubuk – gubk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus
dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.”
Marilah kita mencba merenungkan apa yang telah disampaikan oleh bapak
presiden pertama kita itu. Sekian yang bisa saya sampaikan,
wassalamualaikum wr wb